Harapan yang terpampang di tembok-tembok jalan
Harapan adalah kepercayaan akan
sesuatu yang diinginkan atau kejadian yang akan berbuah kebaikan pada suatu
saat. Harapan berbentuk abstrak atau tidak jelas namun terkadang diyakini atau
dijadikan sugesti agar harapan tersebut terwujud. Didalam kehidupan harapan
tidak selalu datang sesuai persis dengan apa yang kita inginkan, bahkan
terkadang harapan yang kita inginkan tidak datang atau tidak sampai kepada diri
kita sendiri. Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan
"berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses
sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau
"berpikir pesimis".
Pada penerapannya banyak orang
mewujudkan harapannya agar menjadi nyata dengan cara berdoa ataupun berusaha,
tapi tidak sedikit pola manusia yang bergantung dengan harapannya sehinngga
melakukan berbagai macam usaha agar harapannya dapat terwujud. Salah satu
contohnya adalah seniman-seniman graffiti yang rela melakuan hal yang
bertentangan dengan aturan, untuk meyakinkan kepada halayak bayak terutama
pemerintah, bahwa graffiti bukan hanya ajang asal corat coret tembok dan
merusak lingkungan, tetapi dapat juga dijadikan sebagai bentuk dari
pengungkapan expresi untuk menuangkan kreatifitas.
Merka berharap untuk selalu mendapat
kesempatan dan wadah agar mereka selalu dapat menampilkan dan berkarya dengan
hasil yang semakin baik, dan harapan mereka ketika graffiti sudah tidak lagi
dipandang sebelah mata adalah suatu saat nanti graffiti dapat dijadikan sebagai
sbuah profesi dan hasil-hasil karya dari mereka dapat berkolaborasi dengan
bangunan yang ada di indonesia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar